Wakil Ketua Bidang 4 BAZNAS Kota Bekasi Fokuskan 100 Hari Kerja pada Penguatan SDM dan Optimalisasi Program

PAS-S.COM- Kota Bekasi,- Wakil Ketua BAZNAS Kota Bekasi,Bpk.Haji Mulyadi Efendi menegaskan bahwa Program 100 Hari Kerja kepemimpinan BAZNAS Kota Bekasi akan difokuskan pada penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), penyegaran organisasi, serta optimalisasi pelaksanaan program kerja yang telah dirancang sebelumnya.

 

Dalam wawancara bersama awak media, Pak Mulyadi Efendi menjelaskan bahwa unsur pimpinan BAZNAS Kota Bekasi terdiri dari lima orang pimpinan yang masing-masing memiliki tanggung jawab pada bidang dan fungsi pokok tertentu.

 

“Program 100 hari kerja yang pertama, unsur pimpinan BAZNAS Kota Bekasi ada lima orang dan masing-masing membawahi bidang yang harus menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Untuk bidang yang saya pimpin, kami memiliki program pemberdayaan SDM dan penguatan SDM,” ujarnya.

 

Menurutnya, pengelolaan zakat memerlukan sumber daya manusia yang memiliki integritas, kompetensi, dan kapasitas yang jelas.

Oleh sebab itu, peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas utama dalam masa awal kepemimpinannya.

 

“Pengelolaan zakat harus dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kualitas yang jelas. Karena itu, hal-hal yang kami anggap belum amanah atau belum sesuai dengan bidangnya akan kami evaluasi dan perbaiki,” tambahnya.

 

Sebagai bagian dari langkah strategis tersebut, BAZNAS Kota Bekasi juga akan melakukan rotasi dan penyegaran pada sejumlah posisi yang dinilai perlu pembaruan untuk meningkatkan efektivitas kerja organisasi.

 

“Insyaallah dalam 100 hari pertama ini kami akan fokus pada penguatan SDM, termasuk rotasi terhadap beberapa personel yang kami anggap perlu penyegaran. Ada staf maupun tenaga ahli yang sudah cukup lama berada di posisi tertentu sehingga diperlukan langkah-langkah penyegaran untuk meningkatkan produktivitas kerja,” jelas Pak Mulyadi Efendi.

Sementara itu, terkait pelaksanaan program kerja secara umum,Pak Mulyadi menuturkan bahwa BAZNAS Kota Bekasi saat ini masih menjalankan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) yang sebelumnya telah disusun.

 

“Karena kami merupakan kepengurusan baru yang masuk di pertengahan tahun, maka sementara ini kami menjalankan RKAT yang telah disepakati sebelumnya pada tahun 2025 untuk pelaksanaan tahun 2026. Jadi fokus sementara kami adalah melaksanakan hasil RKAT tersebut,” tutupnya.

 

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola organisasi BAZNAS Kota Bekasi sehingga pelayanan, penghimpunan, serta pendistribusian zakat kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan profesional.(*/Rini)

Artikel yang Direkomendasikan

[instagram-feed]