Maulid Nabi di Masjid Baiturrahman DCA Diwarnai Santunan Anak Yatim

PAS-S.COM- JAKARTA — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baiturrahman DCA, Apartemen Delta Cakung, Jakarta Timur, diisi dengan tausiah, doa bersama, dan santunan kepada anak yatim, Selasa (25/8/2026).

 

Kegiatan yang didukung Majelis Dua Cinta Satu Shalawat pimpinan Ustaz Musfik Amrullah tersebut dihadiri sekitar 100 peserta. Tausiah dalam kegiatan disampaikan oleh Drs. K.H. Mulia Muhammad.

 

Sebanyak 15 anak yatim dari wilayah RW 19, Rusun Tower D dan E, serta kawasan Delta Cakung menerima santunan berupa uang tunai dan sembako.

 

Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Baiturrahman sekaligus pengurus Travel Cahaya Sayyidina Ali Haji dan Umroh, H. Dwi Anggia Permadi, SE, Akt., mengatakan peringatan Maulid Nabi dapat menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, termasuk dalam kepedulian terhadap sesama.

 

“Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah, khususnya dalam kepedulian terhadap sesama. Kami ingin kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan anak-anak yatim,” ujar Dwi Anggia, Selasa (25/8/2026).

 

Menurut Dwi Anggia, kepedulian sosial perlu diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

 

Dorong Perhatian terhadap Marbot Masjid

 

Selain kegiatan santunan, Dwi Anggia menyampaikan adanya upaya mendorong program keumatan melalui perannya di Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Cakung.

 

Salah satu program yang disampaikan adalah rencana pemberangkatan umrah gratis bagi marbot masjid. Program tersebut ditujukan sebagai bentuk penghargaan terhadap mereka yang selama ini menjalankan tugas dan pengabdian dalam memakmurkan masjid.

 

Dwi Anggia menyebut program tersebut menargetkan sedikitnya satu marbot diberangkatkan secara gratis dalam setiap keberangkatan jemaah, dengan sasaran hingga 53 marbot masjid.

 

Namun, program tersebut masih berupa rencana atau target yang disampaikan oleh pihak terkait dan belum dapat disebut sebagai program yang telah terealisasi.

 

Dwi Anggia berharap kegiatan sosial dan keagamaan dapat dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya pada momentum tertentu.

 

“Harapan kami, kegiatan sosial dan keagamaan seperti ini terus berlanjut. Bukan hanya saat Maulid Nabi, tetapi menjadi gerakan bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan memakmurkan masjid,” katanya.

 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baiturrahman DCA menjadi momentum bagi masyarakat untuk mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar melalui kegiatan keagamaan dan sosial.(*/Rn)

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

[instagram-feed]